SEMARANG, Dinas Pendidikan Jawa Tengah mencatat, lima sekolah menengah pertama (SMP) terbuka di wilayah itu memiliki tingkat kelulusan nol persen atau tak ada satu pun siswa yang lulus pada ujian nasional (UN) 2011. Ada lima SMP terbuka di tiga kabupaten, yakni Kendal, Kebumen, dan Temanggung, yang tingkat kelulusannya nol persen.
Kepala Dinas Pendidikan Jateng Kunto Nugroho HP di Semarang, Jumat (3/6/2011), menyebutkan, di Kendal ada satu SMP terbuka dengan jumlah siswa enam orang, Kebumen ada satu SMP terbuka dengan enam siswa, dan Temanggung ada tiga SMP terbuka dengan total siswa 21 orang. Terkait penyebab tingkat ketidaklulusan 100 persen di lima SMP terbuka itu, kata Kunto, karena pembelajaran di SMP terbuka berbeda dengan pembelajaran di sekolah umum.
Menurut dia, sifat pembelajaran di SMP terbuka tidak mengikat atau sukarela. Biasanya, kata Kunto, para peserta didik di sekolah terbuka adalah siswa dari kalangan kurang beruntung sehingga, selain belajar, mereka juga harus bertanggung jawab untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari dengan bekerja.
Akan tetapi, ia mengatakan, kondisi tahun ini jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu yang mencatat sebanyak 105 SMP terbuka memiliki tingkat kelulusan nol persen dengan jumlah siswa 1.380 orang.
Sumber:http://edukasi.kompas.com/read/2011/06/03/10272891/5.SMP.Terbuka.di.Jateng.Lulus.Nol.Persen
